Mangupuranews – MANGUPURA, Anggota DPRD Badung I Putu Dendy Astra Wijaya mengawal komitmen penguatan SDM lokal bersama Pemkab Badung pada perayaan HUT ke-40 SMPN 4 Abiansemal, Jumat (25/9).

​Langkah ini diambil guna memastikan generasi muda tidak terpinggirkan di tengah pesatnya industri pariwisata.

​DPRD Badung memandang sinergi kebijakan legislatif dan eksekutif menjadi kunci agar putra daerah mampu menjadi aktor utama pembangunan. Parlemen daerah terus mendorong alokasi program strategis, mulai dari pembentukan integritas hingga perluasan akses bangku kuliah.

​Menjawab Ancaman Keterasingan SDM di Lumbung Pariwisata

​Tantangan ekonomi Badung kian kompleks akibat derasnya arus modal dan investasi global yang masuk tanpa henti. Kondisi ini menuntut standar kualifikasi tenaga kerja lokal yang jauh lebih tinggi.

​Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa pencapaian akademik semata tidak lagi cukup menjawab disrupsi industri.

​”Bagaimana kita bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri ketika investasi deras masuk ke Badung, tetapi kita tidak memiliki kualifikasi pendidikan? Kita akan jadi penonton,” ujar Adi Arnawa di hadapan jajaran dewan dan civitas akademika.

Adi Arnawa menambahkan bahwa ketangguhan daerah bertumpu pada moralitas generasi penerus.

​”Kita tidak akan bisa menjadi bangsa yang kuat jika hanya mengandalkan kemampuan akademis, tanpa dibarengi semangat, karakter, dan integritas tinggi,” tegasnya.

​Tiga Langkah Strategis Legislatif-Eksekutif Kawal Kualitas Siswa

​Menanggapi tantangan tersebut, parlemen bersama pemerintah daerah memfokuskan dukungan pada tiga instrumen penting:

  • ​Integritas Sejak Dini: Mengapresiasi praktik baik seperti Kantin Kejujuran di SMPN 4 Abiansemal guna melatih moralitas siswa secara konkret.
  • ​Kompetensi Global Berakar Budaya: Mendorong bimbingan belajar bahasa Inggris gratis berbasis banjar tanpa meninggalkan kelestarian bahasa ibu dan tradisi Bali.
  • ​Akses Perguruan Tinggi Merata: Memperjuangkan skema beasiswa kuliah penuh delapan semester bagi keluarga prasejahtera dan kalangan petani.

​Target beasiswa ini dirancang khusus untuk mendongkrak angka partisipasi pendidikan tinggi (S1) di Badung yang saat ini baru berada di kisaran 30 persen.

​Praktik Baik Sekolah: Karakter dan Jaringan Internasional

​Dukungan kelembagaan daerah direspons positif oleh pihak sekolah melalui inovasi kurikulum pembiasaan.

​Kepala SMPN 4 Abiansemal, I Made Antara, menjelaskan bahwa sekolah yang berdiri sejak 1984 tersebut kini membina 717 siswa dengan dukungan 60 tenaga pendidik.

​”Kami konsisten mengembangkan pembiasaan karakter dan penguatan bahasa. Program bahasa Inggris diterapkan dalam komunikasi harian serta kelompok belajar internasional bersama siswa dari Jepang dan Malaysia,” jelas Made Antara.

Peringatan empat dekade bertajuk “40 Years of Excellence: Inspiring the Future” ini turut dirangkai dengan Festival SPEN4AB yang melibatkan siswa sekolah dasar se-kecamatan dalam ajang literasi, seni, dan lingkungan.

​Kehadiran perwakilan legislatif bersama Tripika, Disdikpora, serta jajaran desa adat menegaskan pengawasan parlemen agar pemerataan mutu fasilitas pendidikan di wilayah Badung utara berjalan berkesinambungan. (brv)