Mangupuranews – DENPASAR, Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya di Rumah Jabatan Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. Pertemuan ini menandai akhir masa penugasan Daniel sekaligus konsolidasi keamanan pariwisata Bali.
Dua Tahun Mengawal Kamtibmas Destinasi Internasional
Kedatangan jenderal bintang dua tersebut menjadi agenda resmi pamitan setelah memimpin korps Bhayangkara Bali selama dua tahun terakhir. Pertemuan berlangsung santai namun sarat pembicaraan strategis terkait stabilitas kawasan.
Gubernur Koster menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Daniel selama menjabat. Menurut Koster, koordinasi lintas instansi menjadi modal mutlak dalam meredam dinamika sosial di destinasi kelas dunia.
”Terima kasih atas kerja samanya yang solid. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kita di Bali kompak sekali,” tutur Koster.
Ia menambahkan, karakteristik Bali menuntut mitigasi cepat terhadap segala potensi gangguan ketertiban.
“Saya doakan Bapak bisa mengemban tugas dengan baik di posisi baru nantinya,” sambungnya.
Tantangan Nyata: Menjaga Citra Wisata Pascapertukaran Pucuk Pimpinan
Tantangan keamanan di Pulau Dewata bukan sekadar urusan kriminalitas konvensional, melainkan menyangkut reputasi internasional dan denyut ekonomi warga. Sepanjang dua tahun terakhir, kolaborasi kepolisian dan pemda menjadi fondasi dalam:
- Menyaring dan menindak pelanggaran ketertiban oleh wisatawan asing tanpa mencederai iklim pariwisata.
- Mengamankan berbagai agenda multinasional yang menuntut standar keamanan tingkat tinggi.
- Menjaga relasi harmonis antara hukum adat (desa adat) dan penegakan hukum formal kepolisian.
Fondasi inilah yang menjadi perhatian utama Daniel menjelang kepindahannya ke pos penugasan baru.
Harapan Keberlanjutan Sinergi Kelembagaan
Daniel menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan selama masa jabatannya berakar pada komunikasi terbuka dengan jajaran pemerintah daerah. Ia berharap estafet kepemimpinan di Polda Bali tidak melonggarkan ritme kerja sama yang sudah terbangun.
”Saya izin. Semoga ke depannya Pemprov Bali dan Polda Bali makin baik kerja samanya. Bali makin kondusif dan lebih baik lagi,” pungkas Daniel.
Transisi kepemimpinan ini menjadi pengingat bahwa keamanan di Bali adalah instrumen ekonomi langsung. Keberlanjutan koordinasi antara pejabat baru dan Pemprov Bali akan menentukan ketahanan pariwisata pulau ini ke depan. (editor: brv)






Tinggalkan Balasan