Festival Seni Bali Jani 2026: Ny Putri Koster Puji Konser Kolosal ‘Bintang 5 Musika Jani’ di Ardha Candra

img 20260718 wa0020
Ny. Putri Koster berfoto bersama jajaran musisi, pengisi acara, dan kru Sanggar Rareangon Sejati di atas panggung megah "Bintang 5 Musika Jani" FSBJ VIII 2026.
banner 468x60

DENPASAR | mangupuranews – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengapresiasi langsung gelaran “Bintang 5 Musika Jani” dalam Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Jumat (17/7/2026) malam.

Panggung Adilango yang Membakar Semangat Ribuan Penonton

Bacaan Lainnya
banner 300250

​Atmosfer Panggung Terbuka Ardha Candra mendadak bergemuruh sejak pukul 18.00 WITA. Ribuan pasang mata memadati tribun demi menyaksikan program Pentas (Adilango) Musika Jani yang digawangi oleh Sanggar Rareangon Sejati.

img 20260718 wa0026
Didampingi sejumlah pejabat daerah, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berjalan memasuki kawasan Panggung Terbuka Ardha Candra untuk menyaksikan festival.

Pentas malam itu menyuguhkan repertoar yang luar biasa dinamis. Genre musik mulai dari cadasnya rock, manisnya pop, hingga aransemen etnik modern berpadu apik di atas panggung.

​Sejumlah musisi legendaris dan grup papan atas Bali tampil bergantian membakar semangat penonton, di antaranya:

  • Lolot Band dan Bintang Band yang membawa distorsi rock khas Bali.
  • Leeyonk Sinatra dengan pembawaan pop melankolisnya yang magis.
  • Joni Agung & Double T yang mengajak penonton bergoyang reggake.
  • Radio Koplo yang memberi sentuhan beat modern nan interaktif.
  • ​Penampilan energik dari State of Mind, Hottdog, Soullast Band, dan Six Aura Band.

Wadah Kreasi Seni Kontemporer Tanpa Kehilangan Akar Budaya

​Festival Seni Bali Jani 2026 hadir sebagai ruang alternatif yang sangat krusial bagi ekosistem seni kontemporer di Pulau Dewata. Diselenggarakan tepat setelah Pesta Kesenian Bali (PKB), festival ini memberikan kebebasan bagi para kreator untuk mengeksplorasi batas kreativitas mereka.

​”Musika Jani menjadi wadah ekspresi yang sangat ideal bagi para musisi lokal untuk menampilkan karya modern dengan sentuhan khas Bali yang tetap relevan,” ujar perwakilan penyelenggara di sela-sela acara.

img 20260718 wa0023
Ekspresi antusias Ny. Putri Koster saat memberikan tepuk tangan apresiasi di tengah riuhnya penampilan musik modern bernuansa Bali.

Tahun ini, FSBJ VIII mengusung tema mendalam, “Kembara Sukma Atma Kerthi”. Tema tersebut merefleksikan sebuah perjalanan spiritual sekaligus pemantik kreativitas seni menuju nilai-nilai kehidupan yang lebih luhur dan visioner.

​Lewat suksesnya pentas “Bintang 5 Musika Jani”, festival tahunan ini membuktikan bahwa identitas budaya Bali tidak pernah mati. Sebaliknya, ia terus berkembang, adaptif, dan selalu mendapatkan tempat spesial di hati generasi muda. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses