MANGUPURANEWS – DENPASAR, Perjalanan hidup I Gede Raka Surya menjadi gambaran nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik. Di balik keberhasilannya meraih predikat summa cumlaude dengan IPK 3,96 di Universitas Bali Dwipa, tersimpan kisah perjuangan panjang yang penuh pengorbanan dan kerja keras.
Gede tercatat sebagai lulusan terbaik ketiga dari seluruh wisudawan Universitas Bali Dwipa. Namun capaian akademik tersebut tidak diraih dengan jalan mudah. Dalam masa sekolahnya, ia sempat berada di titik hampir putus pendidikan akibat kesulitan biaya.
Untuk tetap bisa bersekolah, Gede pernah bekerja sebagai buruh cangkul di sawah. Penghasilan dari pekerjaan itu digunakan untuk membayar kebutuhan sekolah sekaligus memperbaiki sepeda rusaknya agar tetap dapat digunakan berangkat dari Peguyangan menuju Monang-Maning setiap hari.
Tak hanya itu, berbagai profesi juga pernah dijalaninya demi bertahan hidup. Mulai dari operator warnet, kasir minimarket, pekerja gudang, baker, data entry, mystery shopper, hingga menjadi driver ojek online. Semua pekerjaan tersebut dijalani dengan tekad kuat demi memperoleh kehidupan yang lebih baik secara halal dan bermartabat.
Perjalanan hidupnya perlahan mulai menemukan titik terang. Pada Mei 2026, Gede resmi memiliki akta kelahiran dan Kartu Keluarga mandiri. Saat ini, ia tengah menjalani program magang di Berdikari Law Office yang dipimpin Gede Pasek Suardika, SH., MH. Kesempatan tersebut berawal dari program PKL Universitas Bali Dwipa yang kemudian membawanya mengenal langsung dunia advokat profesional.
Menurut Gede, sosok Gede Pasek Suardika menjadi salah satu inspirasi penting dalam perjalanan hidupnya, terutama terkait idealisme dan perjuangan menegakkan keadilan. Pengalaman hidup yang keras membuatnya bertekad menjaga nilai-nilai idealisme hukum dan menjadikan profesi advokat sebagai jalan membantu masyarakat kecil yang membutuhkan pendampingan hukum.
Meski telah menyandang gelar Sarjana Hukum dengan predikat summa cumlaude, perjuangan Gede belum berhenti. Hingga kini, ia masih bekerja sambilan sebagai driver ojek online untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sembari terus mengejar cita-citanya menjadi seorang advokat profesional. (red)
























































