MANGUPURANEWS – DENPASAR, Sektor pariwisata, hospitality, dan kuliner di Pulau Dewata terus menunjukkan taji dengan kontribusi mencapai 21,91 persen terhadap perekonomian Bali. Menyikapi tren positif tersebut, Krista Exhibitions kembali menggelar pameran internasional Bali Interfood 2026 yang memasuki pelaksanaan ke-7. Bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), ajang bertaraf internasional ini resmi dibuka pada 2 hingga 4 September 2026. Pameran tahunan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring bisnis serta memperkokoh daya saing industri hospitality dan perhotelan, khususnya di Bali.

​Dalam sambutannya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si, menepis anggapan bahwa kuliner hanyalah kebutuhan dasar wisatawan untuk sekadar mengisi perut. Menurutnya, kuliner telah bertransformasi menjadi bagian dari pengalaman autentik wisatawan untuk mengenal cita rasa dan budaya suatu daerah.

“Ini merupakan ruang yang sangat strategis untuk memperkuat jejaring bisnis mereka, meningkatkan inovasi, dan juga memperkokoh daya saing industri hospitality di Indonesia, khususnya di Bali,” Ujarnya.

Pihaknya menekankan komitmen untuk terus mendukung pameran ini guna menghadirkan diferensiasi destinasi wisata yang lebih baik di Bali.

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, turut mengungkapkan optimismenya terhadap penyelenggaraan tahun ini. Pameran ini berhasil menggaet 110 peserta, termasuk 35 UMKM lokal, serta menghadirkan exhibitor dari 8 negara seperti China, Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, Jepang, Prancis, dan Indonesia.

“Bali memiliki potensi yang besar karena pariwisata, hotel, restoran, dan usaha makanan dan minuman berkembang secara bersamaan. Kami ingin menjadikan Bali Interfood sebagai tempat bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, bertemu dengan calon mitra, dan mendapatkan informasi mengenai perkembangan terbaru di bidang makanan dan minuman,” kata Daud D. Salim.

Pameran yang menargetkan 15.000 pengunjung ini juga mengintegrasikan sub-event seperti Bali Hotel & Tourism 2026, Bali Coffee Expo 2026, Bali Wine & Spirit 2026, dan Bakery Indonesia Expo 2026.
​Tidak hanya sekadar pameran produk F&B dan teknologi pengolahan, Bali Interfood 2026 menyajikan kompetisi bergengsi internasional Gelato World Cup Indonesian Selection, Fruit Carving Competition, hingga Table Setting Competition. Tersedia pula sesi sertifikasi BNSP bagi para profesional boga serta program business matching bagi pelaku industri Ho.Re.Ca.Ba (Hotel, Restaurant, Café, dan Bakery). (red-tim)