MANGUPURANEWS – DENPASAR, Gelombang haru dipastikan bakal menyelimuti bioskop-bioskop di Denpasar mulai 3 September 2026. Film drama adaptasi kisah nyata yang paling dinantikan, Baby Udon, siap menyapa penikmat sinema di Pulau Dewata dengan suguhan cerita emosional yang menguras air mata.
Ketulusan cerita Baby Udon sebelumnya telah dibuktikan langsung saat penutupan rangkaian tur promosi nasional (roadshow) yang berlangsung emosional di Level 21 XXI dan Living World XXI Denpasar, pada Minggu (30/8/2026). Dalam acara tersebut, pemeran dan produser hadir menyapa langsung para penonton yang tak sanggup menahan isak tangis usai menyaksikan tayangan cuplikan dan mendengar langsung kisah di balik layar.
Aktor utama sekaligus produser debutan dari Sumargo Films, Denny Sumargo, menceritakan perjalanan panjangnya membawa kisah nyata pasangan Fanny Kondoh dan mendiang Hajime Kondoh ini ke layar lebar. Sempat enggan terlibat dan berulang kali menolak, keputusan Denny akhirnya luluh setelah melalui perenungan mendalam serta dorongan sang istri, Olivia Allan.
“Awalnya cerita ini dari podcast, lalu ditawari buat film. Saya sempat menolak, tapi mencoba bawa dalam doa untuk mencari apa manfaat poin ceritanya buat orang lain,” ujar Denny. “Ternyata banyak kisah mereka yang sangat dekat dan relate dengan kehidupan kita. Cerita ini memperlihatkan bahwa kehidupan tidak selamanya bahagia, tetapi tentang bagaimana kita bertahan di tengah badai.”
Denny Sumargo yang memerankan karakter almarhum Hajime Kondoh juga membagikan perjuangan beratnya mendalami peran, mulai dari mempelajari bahasa hingga gestur budaya Jepang demi menghidupkan karakter yang dinilainya sangat langka.
“Lidah kita kan tidak biasa bahasa Jepang, jadi latihan tiap hari didampingi penutur asli yang juga sahabat almarhum di dunia nyata. Karakter Hajime ini memperlihatkan ketulusan luar biasa seorang pria bertahan demi istrinya di tengah ujian kanker, sebuah ketulusan yang sangat mahal dan langka,” tambahnya.
Bahkan, Denny yang juga memproduseri film ini bersama LYTO Pictures mengakui proyek ini merupakan ‘pertaruhan’ besar setelah sempat terhenti selama enam bulan. Pertaruhan dan kerja keras tersebut terbayar tuntas saat melihat reaksi penonton dan para pemain yang ikut larut dalam kesedihan.
Lawan mainnya, Caitlin Halderman, turut mengakui betapa emosionalnya jalan cerita film ini. Saat menyaksikan pemutaran perdana, Caitlin tak sanggup menahan air mata hingga tersedu-sedu.
“Dari momen suaminya kena kanker sampai akhirnya punya anak, aku tidak berhenti menangis. Bukan cuma meneteskan air mata, tapi benar-benar sesenggukan,” ungkap Caitlin.
Pemilik kisah nyata, Fanny Kondoh, yang turut hadir dalam ajang roadshow di Denpasar menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas ketulusan Denny Sumargo dan seluruh tim dalam menggarap kisah hidup keluarganya.
“Tidak semua cerita di podcast diangkat jadi film, tapi film ini punya makna yang sangat berarti. Ada seorang anak kecil laki-laki yang kelak bisa melihat sosok ayahnya yang sudah wafat lewat karya yang dibuat pakai hati ini,” tutur Fanny dengan haru.
Bagi masyarakat Denpasar dan sekitarnya yang ingin merasakan langsung kehangatan serta emosi mendalam film ini, Baby Udon akan resmi diputar serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai Kamis, 3 September 2026. Siapkan tisu dan amankan tiket Anda lebih awal untuk menyambut kisah cinta tanpa syarat yang siap menyentuh relung hati paling dalam. (red-tim)






Tinggalkan Balasan