Adi Arnawa Tegaskan Keberpihakan Petani Lewat Asuransi dan Subsidi Benih Padi

bupati (16)
Bupati Adi Arnawa Serahkan Premi Asuransi dan Subsidi Benih Padi kepada Petani di Badung, Selasa (23/12/2025), di Wantilan Balai Subak Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal.
banner 468x60

MANGUPURANEWS – BADUNG, Sebagai wujud komitmen memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Badung, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan premi asuransi gagal panen berupa polis Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) serta subsidi benih padi kepada para petani, Selasa (23/12). Penyerahan bantuan dilaksanakan di Wantilan Balai Subak Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal.

Dalam program AUTP tersebut, premi asuransi sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Selain asuransi dan subsidi benih padi, Bupati juga menyerahkan bantuan simbolis berupa 2.000 bibit durian serta mesin pemotong rumput kepada para pekaseh dan kelian subak abian.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Bupati Adi Arnawa menegaskan, bantuan sarana pertanian ini merupakan bentuk nyata komitmen dan keberpihakan pemerintah daerah kepada sektor pertanian di Badung. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban petani sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Dengan adanya bantuan asuransi dan subsidi benih padi, kami berharap biaya produksi petani dapat ditekan, pendapatan meningkat, nilai tukar petani membaik, serta alih fungsi lahan pertanian dapat ditekan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan berbagai program keberpihakan lainnya bagi petani, di antaranya pemberian beasiswa S1 bagi anak petani, bantuan bagi petani berusia di atas 75 tahun, serta bantuan sebesar Rp2 juta pada setiap hari besar keagamaan. “Semua ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk meringankan beban masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, menyampaikan bahwa peningkatan produktivitas dan produksi pertanian membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan daerah.

Ia menjelaskan, program AUTP yang diserahkan mencakup luas lahan mencapai 6.526,36 hektare, dengan premi asuransi sepenuhnya ditanggung oleh Pemkab Badung. “Hingga saat ini, Badung menjadi satu-satunya daerah yang sepenuhnya menanggung premi asuransi gagal panen,” ungkapnya.

Selain itu, Pemkab Badung juga memberikan subsidi benih padi untuk dua kali musim tanam. Dari harga benih Rp15.000 per kilogram, petani hanya membayar Rp3.000 per kilogram. “Pada tahun 2026, subsidi akan ditingkatkan menjadi Rp14.000 per kilogram, sehingga petani cukup membayar Rp1.000 per kilogram,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan 2.000 bibit durian untuk pengembangan kawasan di wilayah Petang. Menurutnya, kawasan Penikit di Badung Utara memiliki potensi durian yang sangat menjanjikan, dengan sekitar 5.000 pohon durian yang memiliki kekhasan dan mampu berbuah sepanjang tahun. “Kami berharap Badung Utara, khususnya Br. Penikit, dapat berkembang sebagai kampung durian,” imbuhnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa beserta Tripika Kecamatan, Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BPMP) I Made Rai Yasa, perwakilan PT Jasindo dan PT Sang Hyang Seri, Majelis Madya Subak, Majelis Alit Subak, serta para pekaseh dan kelian subak abian se-Kabupaten Badung. (red)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses