Festival Bahari “Jaladhi Vistara” di Bondalem Dimulai dengan Aksi Tanam Substrat, Wujud Nyata Konservasi Terumbu Karang Bali Utara

img 20251021 wa0002
banner 468x60

MANGUPURANEWS – DENPASAR, Festival Bahari bertajuk Jaladhi Vistara akan digelar di Desa Bondalem, Tejakula, Kabupaten Buleleng, pada 25–27 Oktober 2025. Uniknya, pembukaan festival tersebut dipilih bertepatan dengan perayaan Tumpek Wariga, yang dikenal sebagai hari penghormatan terhadap alam dan pelestarian tumbuh-tumbuhan.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap momen sakral itu, acara pembukaan akan diwarnai dengan aksi simbolis berupa penenggelaman fishdom, stupa, dan patung Buddha di perairan Pantai Bondalem sebagai langkah nyata mendukung konservasi terumbu karang.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketut Sarjana Putra, ahli konservasi sekaligus Wakil Presiden Conservation International Indonesia; Eka Mahardika yang mewakili Pemerintah Provinsi Bali; serta pemerhati sosial Benito Lopulalan.

Dua instruktur konservasi lokal, Nyoman Sugiarta dan Komang Adi Sancaya, juga memaparkan potensi bawah laut Bondalem yang kaya biota serta pesona alamnya.

Berkat sinergi pemerintah dan berbagai pihak yang memberikan dukungan pendanaan, masyarakat Bondalem berhasil mengumpulkan 36 substrat atau media karang untuk ditanam di zona yang telah ditentukan.

“Ada penenggelaman sekitar 36 substrat berupa fishdom, stupa, dan patung Buddha. Struktur buatan ini berfungsi ganda, sebagai rumah ikan sekaligus media tumbuhnya karang baru,” ujar salah satu panitia kegiatan.

Proses penenggelaman dilakukan oleh sekitar 18–20 penyelam, terdiri dari masyarakat lokal dan peserta undangan.

Festival Bahari ini merupakan puncak dari kampanye budaya maritim dan gerakan konservasi berkelanjutan. Wilayah pesisir Bondalem sendiri merupakan bagian penting dari 5.000 kawasan terumbu karang dunia, sehingga pelestariannya memiliki dampak global.

Penggagas Festival Bahari, Ngurah Paramartha, menegaskan bahwa upaya konservasi yang dilakukan masyarakat Bondalem berangkat dari kesadaran bahwa pelestarian alam adalah investasi jangka panjang.

“Konservasi ini bukan hanya memperbaiki ekosistem, tetapi juga membuka potensi besar bagi wisata bahari,” katanya.

Menurutnya, hasil dari kegiatan konservasi yang dilakukan sejak 2007 mulai terlihat nyata, dengan tumbuhnya terumbu karang sehat di kawasan pesisir Bondalem. Namun, ia menyayangkan masih adanya oknum dari luar wilayah yang melakukan penangkapan ikan hias ilegal dan merusak terumbu karang.

“Untungnya, kehadiran pecalang laut Bondalem menjadi garda terdepan dalam menjaga kawasan ini,” tambahnya.

Menariknya, Jaladhi Vistara juga akan menggelar kontes foto bawah laut untuk menarik perhatian dunia terhadap keindahan alam bawah laut Bondalem sekaligus mendokumentasikan hasil konservasi. Antusiasme peserta sangat tinggi, terbukti dengan 39 fotografer dari dalam dan luar negeri yang telah mendaftar.

Selain menjadi ajang promosi wisata bahari, Festival Bahari juga menjadi penggerak ekonomi lokal melalui pameran produk desa, pertunjukan seni, dan aktivitas komunitas yang melibatkan masyarakat sekitar.

Dengan kekayaan biota laut, komitmen konservasi, serta dukungan kuat dari warga dan pemerintah, Bondalem menargetkan diri sebagai destinasi unggulan untuk diving dan snorkeling di Bali Utara.

Ngurah Paramartha menyebut, festival ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Bali Wayan Koster, Pelindo, dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

“Festival ini merupakan buah dari konsistensi masyarakat Bondalem dalam menjaga laut sejak tahun 2007,” tegasnya.

Sementara itu, Eka Mahardika dari Tim Pokja Penanggulangan Perusakan Ekosistem Sungai, Danau, dan Laut Pemprov Bali menuturkan bahwa Bali memberikan dukungan nyata, baik dari sisi pendanaan maupun promosi kepada pihak swasta.

“Melalui festival ini, kami ingin melihat proyeksi ekosistem laut yang lebih baik dan mencapai target konservasi, khususnya dalam pemulihan terumbu karang,” pungkasnya.(red/tim)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses