Pelayanan Publik Badung Dilirik Maluku Utara

Kepala DPMPTSP Badung, I Made Agus Aryawan saat menerima kunjungan kerja Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama rombongan, di Kantor DPMPTSP, Jumat (11/7).
banner 468x60

MANGUPURANEWS – PUSPEM BADUNG, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menerima kunjungan kerja Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama jajaran, Jumat (11/7). Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala DPMPTSP Badung, I Made Agus Aryawan, di Kantor DPMPTSP Badung.

Kunjungan tersebut bertujuan mempererat kerjasama antardaerah sekaligus mempelajari tata kelola pelayanan publik di Badung, khususnya melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menjadi model integrasi 30 gerai layanan dasar.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Gubernur Sherly Tjoanda menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Badung dalam membangun sistem pelayanan publik yang terintegrasi dan efektif. “Hari ini saya melihat langsung 30 gerai pelayanan dasar di MPP Badung. Pelayanannya sangat terstandarisasi dan terintegrasi. Harapan kami, 10 kabupaten/kota di Maluku Utara ke depan dapat mengembangkan MPP dengan kualitas premium seperti di Badung,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Badung I Made Agus Aryawan menyatakan keterbukaan Badung untuk berbagi pengalaman dan praktik baik. “Kami siap berkolaborasi dengan daerah lain demi kemajuan bersama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Sebagai salah satu daerah dengan sistem pelayanan publik terbaik di Indonesia, Badung terus berkomitmen menghadirkan inovasi untuk mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan perizinan, administrasi kependudukan, dan pelayanan dasar lainnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi strategis antar pemerintah daerah yang berorientasi pada pelayanan prima, pembangunan inklusif, dan berkelanjutan. (red/tim)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses