Suhu Uap Air Gunung Agung Sudah 300 Derajat Celsius

banner 468x60

Photo : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana – Gunung Agung keluarkan asap mengepul

 

Bacaan Lainnya
banner 300250

MANGUPURANEWS.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menjelaskan bahwa aktivitas kegempaan bukan penyebab asap di kawah Gunung Agung yang membumbung setinggi 1,5 kilometer pada Sabtu malam, 7 Oktober 2017.

Asap berwarna dominan putih itu pun bukan abu vulkanik, melainkan sekadar uap air. Soalnya diperkirakan suhu panas sekali di bawah kawah sehingga terjadi akumulasi lalu dilepaskan menjadi uap air.

Menurut Kepala Bidang Mitigasi PVMBG, I Gede Suantika, suhu uap air di mulut Gunung Agung mencapai titik kepanasan 100 derajat celsius. Sedangkan di dalam perut gunung, uap air kian panas dengan suhu mencapai 200-300 derajat celsius.

Hal yang terjadi pada Gunung Agung pada Sabtu malam itu, lanjut Suantika, adalah aktivitas asap solfatara, bukan letusan. Kemungkinan yang menyebabkan tingginya asap di kawah Gunung Agung ialah curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir. Air hujan masuk ke kawah dan terjadi pemanasan di dalam perut Gunung Agung.

Asap panas itu, Suantika mengingatkan, tetap berbahaya meski tak seberbahaya abu vulkanik. Selain itu bau belerang juga pasti menyengat sedikitnya pada radius 700 meter dari kawah gunung.

Berdasarkan hasil evaluasi hari ini, aktivitas kegempaan Gunung Agung masih kritis. Gempa vulkanik terjadi 500-600 kali, gempa vulkanik dangkal 300-350 kali, dan gempa tektonik lokalnya 60-70. (ren)

Sumber: vivanews.co.id

 

Artikel Asli >>>

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses