MANGUPURANEWS – DENPASAR, Kantor SAR Denpasar mengerahkan personel serta helikopter untuk membantu operasi penyelamatan penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Sekotong, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8) pagi.
Insiden kebakaran kapal motor penumpang tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.15 WITA saat berlayar dari Pelabuhan Padang Bai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, NTB. Menerima koordinasi darurat dari Kantor SAR Mataram, Tim SAR Gabungan dari Bali langsung bergerak cepat mengerahkan armada laut dan udara.
Sebagai langkah awal percepatan pemantauan dan evakuasi dari udara, satu unit helikopter milik SGi Air Bali dikerahkan menuju lokasi kejadian. Helikopter tersebut membawa enam orang di dalamnya, terdiri dari dua pilot, dua kru, serta dua personel dari Basarnas Bali.
Selain mengerahkan pantauan udara, Kantor SAR Denpasar juga menerjunkan kekuatan penuh melalui jalur laut. Kapal KN SAR Arjuna dikerahkan ke lokasi dengan membawa 21 personel on board. Tak hanya itu, jajaran pimpinan yang terdiri dari Kepala Kantor SAR (KKS), Kasi Ops, Humas, serta lima personel dari Pos SAR Karangasem turut disiagakan langsung menuju Pelabuhan Padang Bai.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyampaikan bahwa prioritas utama dari seluruh tim gabungan yang diterjunkan adalah keselamatan jiwa seluruh penumpang dan kru kapal.
“Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi,” terang Muhamad Hariyadi.
Operasi SAR berskala besar ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur lintas wilayah, meliputi Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht, SGi Air Bali, hingga masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih berada di perairan Sekotong untuk menyisir dan melangsungkan proses evakuasi penumpang. (red-tim)






Tinggalkan Balasan