MANGUPURANEWS – DENPASAR, Pengurus Daerah Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (DPD HPJI) Provinsi Bali resmi menandatangani nota kesepahaman dengan NTT West Japan Group melalui anak perusahaannya, NTT Field Techno Corporation. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan knowledge sharing serta penerapan teknologi Audin AI untuk meningkatkan sistem pemeliharaan jalan di Indonesia.
Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam mendorong digitalisasi infrastruktur sekaligus selaras dengan agenda Bali Net Zero Emission 2045 dan Transformasi Ekonomi Kerthi Bali. Penandatanganan MoU turut dihadiri Satker Jalan Nias, Satker PUPR-PKIM Provinsi Bali, Satker Dinas Perhubungan, akademisi, serta para anggota HPJI Bali.
Ketua DPD HPJI Bali, IGW Samsi Gunarta, menyampaikan bahwa Bali berpeluang menjadi provinsi pertama yang mengadopsi pemeliharaan jalan berbasis kecerdasan buatan secara terstruktur.
“Dengan kolaborasi ini, kami berharap digitalisasi pemeliharaan jalan dapat berjalan lebih cepat dan meningkatkan kapasitas teknis para profesional di bidang infrastruktur,” ujarnya.
Audin AI: Teknologi Inspeksi Jalan Berbasis Kecerdasan Buatan dari Jepang
Audin AI merupakan teknologi analisis kondisi jalan yang dikembangkan NTT Field Techno Corporation. Sistem ini memanfaatkan citra digital dari drive recorder maupun kamera inspeksi untuk mendeteksi retak, deformasi, hingga kerusakan permukaan jalan secara akurat dan efisien. Hasil pengecekan langsung disajikan dalam bentuk laporan digital yang siap digunakan untuk perencanaan pemeliharaan.
“Bali memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan. Kami berharap Audin AI dapat memberikan kontribusi nyata bagi efisiensi pengelolaan infrastruktur jalan,” kata Department Manager NTT Field Techno, Takashi Hakoishi.
Dukungan Nasional untuk Modernisasi Sistem Jalan
Sekretaris Umum HPJI Pusat, Ir. Heddy Rohandi Agah, M.Eng., menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat inovasi di sektor infrastruktur jalan nasional.
“Teknologi seperti Audin AI merupakan bagian penting dalam modernisasi infrastruktur Indonesia. HPJI Bali menunjukkan bagaimana profesional daerah mampu membangun jaringan global demi meningkatkan kualitas data dan akurasi kondisi jalan,” tegasnya.
Ke depan, HPJI Bali bersama NTT West Japan Group akan menyiapkan pusat pelatihan teknologi inspeksi infrastruktur di Bali yang ditargetkan menjadi rujukan nasional. Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, keduanya berkomitmen mewujudkan infrastruktur jalan yang tangguh, efisien, dan berkelanjutan sesuai semangat Smart and Sustainable Infrastructure for Future Bali. (red)























































