JAKARTA | mangupura.news – LSPR Institute of Communication & Business resmi meluncurkan LSPR–China Strategic Hub di Kampus Sudirman Park, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Langkah strategis ini dirancang untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia-China melalui sektor pendidikan, riset, dan inovasi berkelanjutan.
Membangun Kepercayaan Melalui “People-to-People Relations”
Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok, H.E. Djauhari Oratmangun, menyambut hangat inisiatif ini. Dalam pidato utamanya, ia menekankan bahwa hubungan antar-masyarakat (people-to-people relations) adalah fondasi paling kokoh dalam diplomasinya kedua negara.
”Lembaga seperti LSPR–China Strategic Hub membangun sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendirian, yaitu rasa saling percaya, pemahaman, dan persahabatan yang abadi,” ujar Djauhari.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi ini sangat selaras dengan visi jangka panjang Indonesia Emas 2045 dan China Modernization 2035. Kedua visi ini saling melengkapi, terutama dalam pengembangan teknologi, pendidikan, dan pembangunan yang berkelanjutan.
Kolaborasi Multi-Sektor dan Peluncuran Buku Bersama
Peluncuran hub ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka. LSPR langsung tancap gas dengan memperkenalkan beberapa proyek kerja sama nyata, di antaranya:
- Peluncuran Buku Kolaboratif: Berkolaborasi dengan Beijing Normal University, LSPR merilis buku bertajuk “Indonesia and China Under the Belt and Road Initiative: Pathways to Sustainable Partnership”.
- Penandatanganan Dua MoU Strategis: Kemitraan resmi disepakati bersama Perhimpunan Persahabatan Indonesia–Tiongkok (PPIT) serta raksasa industri Midea Electronics Indonesia.
Langkah ini menegaskan peran penting LSPR dalam menghubungkan dunia akademis (akademisi), sektor privat (industri), dan pemerintah.
Menyiapkan Pemimpin Masa Depan yang Berwawasan Global
Senada dengan Dubes RI, Kemal Effendi Gani selaku Ketua Dewan Penasihat Yayasan Pesona Pribadi Sejahtera menjelaskan bahwa wadah ini memiliki misi besar. Hub ini didesain sebagai ekosistem dinamis untuk melahirkan solusi berkelanjutan atas tantangan global.
”Melalui LSPR-China Strategic Hub, kami ingin menciptakan ruang di mana universitas, asosiasi, industri, dan pemerintah dari kedua negara bisa bahu-bahu menyiapkan generasi penerus agar mampu bersaing di dunia yang kian saling terhubung,” pungkas Kemal. (*)

























































