Mangupuranews -MANGGARAI, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto meninjau warga terdampak gempa Manggarai di Lapangan Nanga Banda, Kelurahan Baru, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Kamis (20/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, jenderal bintang dua ini menyerahkan bantuan sembako sekaligus memantau penanganan darurat di lapangan.

Pantau Kerusakan Jalur Udara dan Fokus Pendataan Aset

​Sebelum mendarat di lokasi pengungsian, Pangdam bersama rombongan terlebih dahulu memantau situasi wilayah terdampak dari udara menggunakan helikopter. Langkah ini dilakukan untuk mengukur tingkat kerusakan infrastruktur serta memetakan sebaran titik pengungsian secara rinci.

​Memasuki fase pascabencana, fokus operasional TNI kini bergeser dari evakuasi menuju pemetaan tingkat kerusakan bangunan. Data ini menjadi pijakan utama pemerintah untuk menentukan prioritas pemulihan dan rekonstruksi wilayah.

Keceriaan anak-anak pengungsi saat menerima bantuan mainan dan snack dari Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.

​”Sekarang ini kami sedang melakukan pendataan aset-aset umum, pemukiman warga, maupun fasilitas pemerintah yang mengalami kerusakan. Data ini akan segera kita laporkan agar bisa secepatnya dilakukan penanganan,” ujar Mayjen TNI Piek Budyakto di lokasi pengungsian.

4 Krisis Mendesak di Pengungsian Manggarai

​Hasil pemantauan di lapangan mengindikasikan adanya sejumlah tantangan krusial yang harus segera ditangani untuk mencegah krisis kemanusiaan lanjutan. TNI mencatat empat kebutuhan mendesak masyarakat terdampak:

  • Air Bersih: Pasokan air higienis untuk kebutuhan minum dan sanitasi harian.
  • Jaringan Pemulihan Listrik: Penerangan di area tenda dan pemulihan daya fasilitas publik.
  • Akses Komunikasi & Internet: Pemulihan sinyal untuk mempermudah koordinasi darurat dan pelaporan data.
  • Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM): Penyokong operasional alat berat, dapur umum, dan mobilitas logistik.
Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana Ny. Indah Piek Budyakto berbincang akrab dengan ibu-ibu pengungsi di dalam tenda darurat.

Jaminan Pendampingan TNI dan Sinergi Lintas Sektor

​Selain membagikan paket sembako bersama Ny. Indah Piek Budyakto, Pangdam menyempatkan diri memeriksa kesiapan dapur umum dan posko layanan kesehatan. Pihaknya memastikan ribuan personel TNI yang diterjunkan sejak hari pertama akan terus bersiaga.

​”Yang paling penting adalah masyarakat tidak boleh merasa sendiri. TNI akan terus hadir dan membantu bersama pemerintah serta seluruh unsur terkait sampai kondisi masyarakat berangsur pulih,” tegas Pangdam.

​Komitmen tersebut juga ditegaskan oleh Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution yang menyatakan bahwa koordinasi di lapangan terus ditingkatkan demi kelancaran bantuan.

​”Penanganan bencana membutuhkan kecepatan, ketepatan dan sinergi seluruh pihak. Kodam IX/Udayana bersama satuan kewilayahan akan terus berada di lapangan, berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Kepolisian, BPBD, tenaga kesehatan, relawan dan seluruh unsur terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat dipenuhi secara optimal,” ujar Kapendam. (editor: brv)