HUT RI ke-80, RSUP Prof. Ngoerah Hadirkan Lomba Baris Lucu hingga Senam Kebersamaan

banner 468x60

MANGUPURANEWS – DENPASAR, Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, RSUP Prof. Ngoerah, yang sebelumnya dikenal sebagai RSUP Sanglah, memeriahkan suasana dengan menggelar berbagai lomba untuk karyawan. Rumah sakit milik pemerintah pusat di bawah Kementerian Kesehatan ini dipimpin oleh Plt Direktur Utama, dr. I Wayan Sudana, M.Kes.

Rangkaian kegiatan diawali dengan lomba baris-berbaris kreasi lucu di Denpasar pada Jumat (15/8/2025) pukul 05.30 WITA. “Ada lomba yang sifatnya serius, ada pula yang santai. Yang terpenting, semua bergembira dalam menyambut HUT RI ke-80. Kami memiliki sekitar 3.000 karyawan, meski tidak semuanya terlibat karena sebagian tetap bertugas memberikan pelayanan, namun yang tidak bertugas ikut berpartisipasi,” ujar dr. Wayan Sudana.

Bacaan Lainnya
banner 300250

 

Selain lomba baris-berbaris, ada pula lomba yel-yel dan senam bersama. Menariknya, RSUP Prof. Ngoerah memiliki senam identitas rumah sakit yang diciptakan oleh almarhum dr. I Ketut Surya Negara, Sp.OG., mantan Direktur SDM dan Diklat, bersama salah satu stafnya. Senam ini dinilai bermanfaat untuk kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antar karyawan. “Harapannya, senam ini bisa dijadwalkan setiap Jumat pagi,” tambahnya.

Tak hanya itu, setiap unit pelayanan rumah sakit juga menggelar lomba menghias ruangan yang telah dinilai dan nantinya akan diumumkan pemenangnya. “Nilai hadiah mungkin tidak seberapa dibandingkan biaya yang mereka keluarkan, tetapi semangatnya luar biasa. Mereka sangat antusias,” ungkapnya.

Puncak perayaan akan digelar pada 17 Agustus 2025, dimulai dengan upacara bendera. Usai upacara, akan diadakan lomba peragaan busana Nusantara berpasangan sekaligus pengumuman dan pemberian apresiasi bagi para pemenang lomba. (Tim/Ich)

 

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses