Adi Arnawa Berdialog dengan Komunitas Pantai Kuta, “Komit Penataan dan Pengelolaan Ikon Pariwisata”

dialog dengan komunitas sekitar pantai kuta (5)
Bupati Adi Arnawa saat berdialog dengan komunitas sekitar Pantai Kuta di Skatepark Pantai Kuta, Jalan Pantai Kuta, Sabtu (13/9).
banner 468x60

MANGUPURANEWS – BADUNG, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melaksanakan dialog dengan Komunitas sekitar Pantai Kuta, bertempat di Skatepark Pantai Kuta, Jalan Pantai Kuta, Kuta, Sabtu (13/9). Pertemuan ini membahas tentang pengelolaan dan penataan Pantai Kuta.

Bupati Wayan Adi Arnawa seusai acara   menegaskan bahwa dialog ini merupakan ruang untuk mendengarkan langsung masukan, kritik maupun saran dari komunitas yang setiap hari beraktivitas di kawasan Pantai Kuta, sekaligus memantau secara langsung perkembangan dari Pantai Kuta. Seiring dengan rencana Pemkab. Badung dalam upaya pengelolaan dan penataan Pantai Kuta.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Saya bertemu dengan tokoh-tokoh dari komunitas yang ada di sekitar Pantai Kuta sekaligus memantau secara langsung perkembangan daripada Pantai Kuta yang memang kelihatannya cukup krodit (ramai) disini dan memang perlu kita tata. Dan seiring dengan rencana pemerintah daerah yakni, pertama untuk mengatasi abrasi di Pantai Kuta, kedua dibalik kita mengatasi abrasi itu bagaimana kita juga bisa mempertahankan kualitas ombak yang ada di Pantai Kuta karena merupakan salah satu ombak yang menjadi daya tarik daripada Surfer (peselancar) di dunia dan ini harus tetap jaga hingga nanti benar-benar Kuta ini akan tetap menjadi destinasi idaman daripada masyarakat internasional,” jelasnya

dialog dengan komunitas sekitar pantai kuta (1)
Suasana dialog dihadiri, Marshello Lolot Aryafara, musisi sekaligus aktivis lingkungan I Gede Ari Astina (Jerinx SID) dan tokoh-tokoh komunitas lainnya di Pantai Kuta.

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa melalui dialog ini, Pemkab Badung meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan penataan berkelanjutan, mengedepankan kolaborasi dengan komunitas, dan memastikan Pantai Kuta tetap menjadi kebanggaan serta daya tarik pariwisata dunia. Ia menekankan perlunya pembenahan menyeluruh, mulai dari aspek pengelolaan hingga infrastruktur pendukung.

“Selanjutnya saya juga memantau perkembangan Kuta ke depan, ini memang harus segera kita tata karena bagaimanapun juga Pantai Kuta ini adalah salah satu destinasi yang sudah menjadi ikonik bagi Kabupaten Badung dan Bali secara umum dan ini memang harus kita pertahankan dengan cara melakukan pembenahan baik terkait dengan pengelolaannya maupun konstruksinya. Disini yang saya lihat pedestriannya harus segera diperbaiki. Sehingga nanti benar-benar masyarakat maupun wisatawan merasa nyaman untuk datang berlibur menikmati Pantai Kuta ini,” pungkasnya.

Dialog ini dihadiri oleh berbagai elemen termasuk, Lurah Kuta Putu Dedik Ardiana, Balawista Kabupaten Badung Marshello Lolot Aryafara, musisi sekaligus aktivis lingkungan I Gede Ari Astina (Jerinx SID) dan tokoh-tokoh komunitas di Pantai Kuta. (red/tim)

 

 

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses