MANGUPURANEWS – BADUNG, Komisi II dan Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Gabungan guna membahas persetujuan pembentukan kerja sama Sister City antara Kabupaten Badung dan Kota Fujisawa, Jepang. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Gosana II, Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Kamis (2/7/2026).
Rakor dipimpin Ketua Komisi II DPRD Badung, I Made Sada, serta dihadiri anggota Komisi II dan Komisi IV, di antaranya I Made Suwardana, I Gede Suraharja, dan I Nyoman Artawa. Turut hadir pula jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, meliputi Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, serta Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Badung.
Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada pengembangan kerja sama di sektor pariwisata, seni, dan budaya sebagai langkah memperkuat hubungan internasional sekaligus meningkatkan daya saing Kabupaten Badung. Pertemuan ini juga menjadi tindak lanjut dari komunikasi dan rencana kerja sama yang sebelumnya telah dijalin antara kedua daerah.
Ketua Komisi II DPRD Badung, I Made Sada, menjelaskan bahwa DPRD bersama OPD terkait melakukan pembahasan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek yang diperlukan sebelum kerja sama Sister City disepakati. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka peluang pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta pengembangan program bersama yang memberikan manfaat bagi kedua daerah.
“Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari rencana kerja sama yang sebelumnya telah dibahas antara kedua daerah,” ujar Made Sada.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antardaerah di tingkat internasional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan sektor pariwisata, pelestarian seni dan budaya, promosi destinasi wisata Badung, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program kolaboratif.
Made Sada menegaskan, DPRD Kabupaten Badung berkomitmen memastikan setiap bentuk kerja sama luar negeri benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, seluruh program harus disusun secara matang dengan mempertimbangkan potensi daerah, kepatuhan terhadap regulasi, serta keberlanjutan pelaksanaannya agar mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Melalui pembahasan ini, kami dari DPRD Badung berharap kerja sama Sister City dengan Kota Fujisawa dapat segera terealisasi dan menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan daerah berbasis pariwisata, seni budaya, serta hubungan internasional yang saling menguntungkan,” pungkasnya. (red)

























































