Sinergi Eksekutif-Legislatif Menguat, Gubernur Bali Puji Kinerja Pansus TRAP

img 20251223 wa0025
banner 468x60

MANGUPURANEWS – DENPASAR,  Senin, 22 Desember 2025, Kinerja Panitia Khusus Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali ke-18 yang digelar di Denpasar.

Dalam pidatonya di hadapan pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Bali, Gubernur Wayan Koster menilai Pansus TRAP telah bekerja secara serius, komprehensif, dan penuh tanggung jawab. Proses kerja yang matang tersebut dinilai menghasilkan rekomendasi strategis dan konstruktif bagi penguatan tata kelola pemerintahan serta pembangunan Bali ke depan.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Saya menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas kerja keras, dedikasi, dan komitmen Pansus TRAP DPRD Provinsi Bali. Ini merupakan wujud sinergi positif antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga ajeg Bali,” tegas Gubernur Wayan Koster.

Apresiasi tersebut turut disambut oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bali, I Ketut Nayaka. Ia menyampaikan rasa bangga atas pengakuan yang diberikan Gubernur Bali dan menegaskan bahwa hal ini menjadi motivasi bagi jajaran Sekretariat DPRD untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam mendukung kinerja lembaga legislatif.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat besar, terlebih saya baru menjabat enam bulan. Ke depan, kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan dukungan terhadap DPRD agar semakin optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Made Supartha, menegaskan bahwa capaian Pansus merupakan hasil kerja kolektif seluruh anggota, didukung penuh oleh pimpinan DPRD dan Sekretariat DPRD Bali.

“Apa yang kami raih hari ini adalah buah dari kerja bersama. Pansus berkomitmen terus mengawal kebijakan daerah agar selaras dengan kepentingan masyarakat Bali dan visi pembangunan daerah,” ungkapnya di sela Rapat Paripurna ke-18.

Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali, I Dewa Nyoman Rai, menambahkan bahwa seluruh proses pembahasan dilakukan secara transparan, partisipatif, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas.

“Setiap keputusan yang diambil selalu mempertimbangkan kepentingan jangka panjang Bali,” ujarnya.

Anggota Pansus dari Fraksi Gerindra, Gede Harja, menilai sinergi lintas fraksi menjadi faktor utama keberhasilan Pansus TRAP. Menurutnya, perbedaan pandangan justru memperkaya proses pembahasan dan memperkuat kualitas rekomendasi.

Senada, anggota Pansus dari Fraksi Golkar, Wayan Gunawan, menyebut apresiasi Gubernur Bali sebagai bentuk pengakuan atas kerja serius DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

“Ini menjadi dorongan moral bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas kerja demi Bali yang berkelanjutan,” katanya.

Dengan apresiasi tersebut, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bali dan DPRD Provinsi Bali semakin solid dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berlandaskan kearifan lokal serta menjaga keberlanjutan Pulau Bali. (rls)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses