MANGUPURANEWS – DENPASAR, DPD Partai Golkar Provinsi Bali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD dengan tema “Golkar Solid, Indonesia Maju, Bali Jayanti” di The Meru Sanur, Denpasar, Bali, Minggu, 13 Juli 2025.
Musda XI DPD Partai Golkar Bali dihadiri oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, yang juga Ketua Fraksi Golkar DPR RI, hadir mewakili Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Turut hadir, Wakil Ketua Umum DPP Golkar Emanuel Melkiades Laka Lena yang juga menjabat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Timur, Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Bali-NTT-NTB, Gde Sumarjaya Linggih serta Ketua DPD Partai Golkar provinsi Bali, I Nyoman Sugawa Korry.
Dalam konferensi persnya,
Sekjen DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyampaikan bahwa Musda ke-11 ini berlangsung melalui dinamika dan proses panjang, namun tetap berjalan dalam semangat kebersamaan khas Partai Golkar.
“Memang ada dinamika yang cukup panjang, tapi inilah kelebihan dari Partai Golkar, mampu membangun konsensus. Kita sudah sering mengalami dinamika dan Golkar adalah partai yang dewasa,” terangnya.
Sarmuji menegaskan, bahwa proses musyawarah ini tidak hanya berkaitan dengan pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk merumuskan program kerja lima tahun ke depan, dengan diawali evaluasi terhadap perjalanan Partai Golkar Bali selama lima tahun terakhir.
“Penting bagi kita untuk merefleksikan setiap langkah untuk mengevaluasi setiap kegiatan, apakah kegiatan yang dilakukan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Sarmuji juga menekankan pentingnya pemimpin terpilih nanti menyerap aspirasi rakyat secara langsung.
“Bukan hanya dari kawan, tapi mencari tahu, dan punya kewajiban untuk masuk ke dalam jantung hati masyarakat, unat nadi masyarakat, agar tahu persis segala persoalan yang dialami masyarakat provinsi Bali. Dengan soliditas yang ada, saya yakin Golkar Bali akan semakin berkibar dan jumlah kursi di pemilu 2029 pun akan meningkat, kata Sarmuji dengan nada optimis.
Mengenai calon Ketua DPD Golkar Bali, Sarmuji menyatakan bahwa meskipun Gde Sumarjaya Linggih (Demer) telah mendapatkan banyak dukungan, proses pemilihan tetap berjalan melalui mekanisme Musda.
“DPP Partai Golkar akan mengikuti hasil Musda. Siapapun yang terpilih nanti akan ditetapkan sebagai Ketua DPD Provinsi Bali,” tegasnya.
Lebih lanjut, ditekankan bahwa pemimpin terpilih harus mampu merangkul seluruh kekuatan sosial dan internal DPD Golkar Provinsi Bali.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry menyampaikan komitmen terhadap arah partai.
“Kami selalu siap, dan sejak awal saya sudah menyatakan bahwa kami menunggu arahan. Soliditas partai menjadi yang utama, dan keputusan dalam Musda ini diambil melalui musyawarah dengan merangkul semua pihak,” terangnya.
Sugawa Korry menambahkan, pihaknya selalu diajarkan bahwa kepentingan pribadi tidak boleh mengalahkan kepentingan partai, dan kepentingan partai tidak boleh mengalahkan kepentingan negara. Itulah nilai yang terus dipegang teguh.
Menanggapi pertanyaan soal pencalonan, Sugriwa menegaskan bahwa niatnya murni dari hati nurani.
“Oh, dari nurani. Karena saya sudah lima tahun bekerja dan memahami seluk-beluknya. Jika kita tidak solid, apapun yang dilakukan tidak akan berhasil. Kuncinya ada di soliditas,” paparnya.
Mengenai harapan kepada calon tunggal, Demer dalam melanjutkan program, Sugawa menyatakan keyakinannya.
“Beliau adalah tokoh yang berpengalaman. Yang positif pasti dilanjutkan. Saya yakin,” pungkasnya. (ace).























































