MANGUPURANEWS – TABANAN, Nuanu Creative City resmi menyewa lahan bakau seluas 1,55 hektare milik Pemerintah Kabupaten Tabanan sejak tahun 2023. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Nuanu terhadap perlindungan lingkungan dan pelestarian ekosistem pesisir di Bali.
Inisiatif ini mencerminkan visi Nuanu untuk menghadirkan pembangunan yang selaras dengan alam, memastikan keseimbangan antara kemajuan dan keberlanjutan lingkungan.
“Setiap inisiatif Nuanu dijalankan dalam kerangka hukum dan melalui koordinasi erat dengan lembaga lingkungan serta instansi pemerintah,” ujar Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City.
“Kami bekerja sama dengan otoritas lokal dan nasional untuk memastikan pembangunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, demi pertumbuhan jangka panjang serta kelestarian budaya Bali.”
Perjanjian sewa lahan bakau tersebut berlaku selama 30 tahun dan difokuskan sepenuhnya untuk kegiatan konservasi dan pelestarian lingkungan. Dalam tahap awal perencanaan, sempat muncul gagasan untuk membangun fasilitas yoga kecil di sebagian area sekitar. Namun setelah dilakukan kajian lingkungan, rencana itu dibatalkan karena kawasan tersebut memiliki nilai ekologis tinggi.
Keputusan pembatalan tersebut menegaskan komitmen Nuanu untuk tidak melakukan pembangunan di area bakau dan menjadikannya sebagai bagian dari upaya pelestarian ekosistem alam Bali.
Selain itu, Nuanu menegaskan bahwa seluruh kegiatan pembangunan berada di atas lahan seluas 44 hektare dengan status Hak Guna Bangunan (HGB) yang berada dalam zona pariwisata (zona pink) sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tabanan.
Nuanu juga telah memiliki Informasi Tata Ruang (ITR) lengkap serta dokumen AMDAL satu kawasan untuk keseluruhan area pengembangan.
Dengan prinsip transparansi dan tanggung jawab, Nuanu menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan pemerintah dan memastikan setiap langkah pembangunan memberikan manfaat positif bagi masyarakat, budaya, serta lingkungan Bali.
Tentang Nuanu Creative City
Nuanu Creative City adalah kawasan kreatif seluas 44 hektare di Bali yang berkomitmen menghadirkan kehidupan harmonis antara manusia dan alam.
Komunitas dinamis ini terdiri dari para kreator, pemimpin, dan agen perubahan yang berfokus pada pertumbuhan budaya positif.
Dirancang sebagai ekosistem terintegrasi, Nuanu menghadirkan ruang untuk pendidikan, seni & budaya, kebugaran, hiburan, serta kehidupan yang terinspirasi oleh alam, dengan visi menciptakan masa depan yang berkelanjutan dan harmonis. (red/tim)
























































