Transformasi Digital Bali: Strategi Wayan Koster Jaga Kearifan Lokal di Konferensi ITB

img 20260719 wa0030
Gubernur Koster di podium ITB saat menegaskan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (AI).
banner 468x60

BANDUNG | mangupuranews – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya kearifan lokal sebagai fondasi utama transformasi digital Bali saat menjadi pembicara kunci dalam 5th International Conference on Digital Humanities 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (18/7/2026).

Menolak Tunduk pada Arus Teknologi Global

​Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital kerap kali mengancam eksistensi budaya daerah. Namun, Pemerintah Provinsi Bali justru mengambil langkah sebaliknya dengan menjadikan teknologi sebagai tameng pelindung warisan leluhur.

Bacaan Lainnya
banner 300250
img 20260719 wa0031
Gubernur Bali Wayan Koster saat memaparkan materi bertajuk “Kearifan Lokal Sebagai Fondasi Transformasi Digital” dalam konferensi internasional di Aula Timur ITB, Bandung.

​Dalam forum internasional yang membahas etika digital dan geowisata tersebut, Gubernur Koster mengingatkan agar modernisasi tidak mencabut masyarakat dari akar budayanya. Teknologi harus diadopsi secara bijak demi keberlanjutan identitas daerah.

​”Kemajuan teknologi dan transformasi digital tidak boleh menerkam kearifan lokal, tetapi harus mampu menguatkan identitas budaya dan kearifan lokal itu sendiri,” ujar Wayan Koster di hadapan ratusan akademisi dan peneliti internasional.

 

Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Era Baru

​Melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, integrasi antara inovasi teknologi dan pelestarian lingkungan kini diwujudkan dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana. Pemprov Bali berkomitmen membangun ekosistem digital yang sehat, beretika, dan berbasis pada perlindungan alam.

img 20260719 wa0028
Sesi foto bersama Gubernur Bali dengan para delegasi, akademisi, dan peserta 5th International Conference on Digital Humanities 2026.

Berikut adalah tiga poin strategis pemanfaatan teknologi dalam ekosistem digital Bali:

  • Dokumentasi Digital: Digitalisasi aset kebudayaan, manuskrip, dan tradisi Bali agar tidak punah ditelan zaman.
  • Promosi Global: Menggunakan platform digital untuk mengenalkan pariwisata berbasis budaya yang berkualitas tinggi.
  • Geowisata Berkelanjutan: Memanfaatkan teknologi pemetaan dan AI untuk memantau kelestarian lingkungan hidup.

​Langkah konkret ini memposisikan Bali sebagai model percontohan global. Daerah yang awalnya bertumpu pada pariwisata konvensional kini sukses menyelaraskan kemajuan teknologi modern dengan penjagaan ketat terhadap warisan adat. (editor:brv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses