Dukung Hadiah Tambahan Ogoh-Ogoh, DPRD Badung Sebut Investasi Budaya Jangka Panjang

img 20260314 wa0145 780x470
Ketua Komisi IV DPRD Badung, Nyoman Graha Wicaksana,
banner 468x60

MANGUPURANEWS – BADUNG, Ketua Komisi IV DPRD Badung, Nyoman Graha Wicaksana, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Bupati Badung yang memberikan tambahan hadiah bagi pemenang lomba ogoh-ogoh dalam rangkaian Badung Caka Fest 2026. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengembangan seni, adat, dan budaya Bali.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan asal Kuta itu menegaskan, tambahan hadiah yang diberikan dalam bentuk hibah tidak sepatutnya dipandang sebagai beban bagi anggaran daerah. Sebaliknya, kebijakan tersebut merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk menjaga kelestarian budaya Bali yang selama ini juga menjadi daya tarik utama sektor pariwisata. “Ini investasi, jangan dianggap sebagai beban,” ujarnya saat dikonfirmasi di Badung, Rabu (11/3/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300250

Menurutnya, apresiasi dalam bentuk tambahan hadiah akan menjadi motivasi besar bagi generasi muda, khususnya sekaa teruna (ST) dan yowana, untuk terus berkreasi dalam seni ogoh-ogoh serta berbagai ekspresi budaya lainnya. Ia menilai, ruang apresiasi yang lebih luas akan mendorong lahirnya karya-karya yang lebih inovatif sekaligus tetap berakar pada nilai tradisi.

Graha Wicaksana juga mengingatkan bahwa proses pembuatan ogoh-ogoh tidaklah sederhana. Para pemuda di tingkat banjar harus mengerahkan komitmen, waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit, bahkan prosesnya bisa berlangsung berbulan-bulan. Karena itu, penghargaan yang layak dinilai penting untuk menjaga semangat berkarya sekaligus melestarikan tradisi.

Ia menambahkan, mekanisme penggunaan dana hibah telah diatur melalui standar operasional prosedur (SOP) yang jelas. Pemanfaatannya akan mengikuti ketentuan yang berlaku dan berada di bawah pengawasan organisasi perangkat daerah terkait, terutama Dinas Kebudayaan.

Terkait penganggaran, Graha Wicaksana menjelaskan bahwa meskipun APBD Badung 2026 telah berjalan, peluang tetap terbuka melalui APBD Perubahan apabila program tersebut dinilai prioritas. “Di APBD Perubahan masih bisa dilaksanakan program yang dianggap perlu, termasuk pemberian reward kepada pemenang lomba ogoh-ogoh ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia meyakini kebijakan tersebut telah melalui pertimbangan matang oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. Dengan pengalaman birokrasi yang dimiliki, ia optimistis proses penganggaran tidak akan menghadapi kendala berarti. “Sebagai mantan Sekda, tentu sudah diperhitungkan dengan matang. Kami pastikan tidak ada kendala dalam penganggaran,” tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Adi Arnawa berencana memberikan tambahan hadiah di luar yang disediakan panitia. Juara pertama akan menerima hibah Rp500 juta, juara kedua Rp450 juta, juara ketiga Rp400 juta, dan juara keempat Rp350 juta. Sementara itu, 17 peserta nominasi lainnya masing-masing akan mendapatkan Rp200 juta.

Secara keseluruhan, total tambahan anggaran yang disiapkan pemerintah daerah untuk program ini mencapai Rp5,1 miliar. (red)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses