Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Tutup Festival Seni Budaya Kuta 2026, Dorong Pelestarian Budaya dan UMKM

img 20260322 wa0039(1)
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan jajaran menghadiri penutupan Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta XIV Tahun 2026 di Kuta, Sabtu (21/3/2026), ditandai dengan prosesi seremonial bernuansa adat Bali.
banner 468x60

MANGUPURANEWS – BADUNG, Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menghadiri sekaligus menutup Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta XIV Tahun 2026 yang berlangsung meriah di kawasan Kuta, Sabtu (21/3/2026).

Festival ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Caka 1948, sekaligus momentum penting dalam menjaga eksistensi seni dan budaya Bali di tengah perkembangan pariwisata.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Dalam kegiatan tersebut, Anom Gumanti hadir bersama Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. Kehadiran para pimpinan daerah ini mencerminkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya lokal.

Festival yang digelar selama dua hari, 20–21 Maret 2026, menghadirkan beragam pertunjukan seni, budaya, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat Desa Adat Kuta. Kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda sekaligus memperkuat daya tarik wisata budaya Bali.

Pada penutupan acara, turut dilaksanakan pengukuhan Prajuru Sabha Yowana Desa Adat Kuta serta Ikatan Jegeg Bungan oleh Bendesa Adat Kuta Komang Alit Ardana. Selain itu, Grand Final Jegeg Bungan Desa Adat Kuta 2026 menjadi salah satu agenda utama dalam pengembangan talenta generasi muda berbasis budaya lokal.

Antusiasme masyarakat dan wisatawan terlihat tinggi sepanjang acara. Hal ini tampak dari kemeriahan pengumuman pemenang lomba Baleganjur Melasti, Ogoh-ogoh favorit pilihan wisatawan, hingga ogoh-ogoh terbaik berdasarkan penilaian dewan juri Bali.

Anom Gumanti menegaskan, festival ini tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. Puluhan pelaku UMKM lokal turut ambil bagian dengan memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jaringan usaha di kawasan wisata Kuta.

Menurutnya, sinergi antara DPRD Badung dan Pemerintah Kabupaten Badung dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga adat, seni, dan budaya Bali, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal. (red)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses