Gubernur Koster Dorong Imigrasi Perkuat Satgas, Pengawasan WNA di Bali Diperketat

img 20260204 wa0148
Audiensi Hangat Pemprov Bali dan Imigrasi, Satukan Komitmen Rawat Bali, Rabu, 4 Feb 2026.
banner 468x60

MANGUPURANEWS – DENPASAR, Gubernur Bali, Wayan Koster, mengajak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam menjaga tata kelola kepariwisataan dan ketertiban warga negara asing (WNA) di Pulau Dewata.

Ajakan tersebut disampaikan kepada Kepala Kanwil Imigrasi Bali yang baru dilantik, Felucia Sengky Ratna, sebagai bagian dari komitmen bersama mewujudkan pembangunan Bali berbasis visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Visi ini menekankan pelestarian kesucian alam, budaya, serta keharmonisan kehidupan masyarakat secara sekala dan niskala.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Menurut Gubernur Koster, sinergi antara Pemprov Bali dan Imigrasi selama ini telah berjalan positif. Imigrasi dinilai memegang peran strategis dalam mengawasi serta menertibkan aktivitas orang asing yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum di wilayah Bali.

Ia menyoroti beragam aktivitas WNA di Bali, mulai dari wisata hingga kegiatan yang berpotensi melanggar aturan, seperti overstay maupun penyalahgunaan visa. Praktik bekerja dengan menggunakan visa kunjungan, menurutnya, menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Rabu (4/2/2026), Koster menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menata pariwisata dan pemerintahan daerah. “Peran Imigrasi sangat menentukan, karena Bali menjadi destinasi dengan jumlah wisatawan asing terbanyak,” tegasnya.

Ia juga meminta agar Satuan Tugas (Satgas) pengawasan WNA yang telah dibentuk terus dioptimalkan. Keberadaan Satgas dinilai efektif dalam mengedukasi serta mendorong orang asing agar mematuhi aturan yang berlaku di Bali.

Menanggapi hal tersebut, Felucia Sengky Ratna bersama jajaran menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen Gubernur Bali dalam memperkuat pengawasan keimigrasian. Pihaknya menegaskan kesiapan Imigrasi untuk terus bersinergi dalam menjaga ketertiban dan citra pariwisata Bali.

“Program pengawasan dan penertiban WNA akan terus kami lanjutkan. Saat ini, Imigrasi Bali masih melibatkan sekitar 100 personel Satgas yang tersebar di berbagai titik strategis,” jelasnya.

Dengan penguatan koordinasi ini, diharapkan pengelolaan kepariwisataan Bali dapat berjalan lebih tertib, berkelanjutan, dan selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses