Kolaborasi Hotel dan Dinsos: Duo Days Mercure Kuta Beach Bali Hadirkan Edukasi Perhotelan untuk Penyandang Disabilitas

img 20251203 wa0131
Peserta Duo Days bersama jajaran Mercure Kuta Beach Bali dan Dinas Sosial Badung–Denpasar saat kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional, Rabu (3/12/2025).
banner 468x60

MANGUPURANEWS – KUTA, Mercure Kuta Beach Bali kembali menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas melalui pelaksanaan program Duo Days, sebuah inisiatif global Accor untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional. Program ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap keberagaman, tetapi juga langkah nyata mendorong industri perhotelan agar lebih ramah dan terbuka bagi penyandang disabilitas.

Bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Badung dan Dinas Sosial Kota Denpasar, Mercure Kuta mengajak para penyandang disabilitas mengikuti tur edukatif untuk memahami langsung operasional hotel. Mereka diperkenalkan pada berbagai divisi, mulai dari keamanan, housekeeping, hingga area dapur, dengan penyesuaian berdasarkan kondisi dan kemampuan masing-masing peserta.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Hotel Manager Mercure Kuta Beach Bali, Pantri Arini, menjelaskan kepada awak media pada Rabu, 3 Desember 2025, bahwa program Duo Days tahun ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sudah dijalankan selama tiga tahun terakhir. Menurutnya, inisiatif ini dirancang untuk memberi dampak positif sekaligus membuka ruang bagi penyandang disabilitas agar dapat berkarya sebagai talenta setara di lingkungan perhotelan.

img 20251203 wa0134

“Kami ingin memperlakukan mereka sebagai talenta yang setara. Mereka berhak mendapatkan peluang yang sama untuk berkembang,” ujar Pantri.

Ia menambahkan, komitmen tersebut sejalan dengan kampanye Diversity is a Matter yang digaungkan Accor, termasuk Mercure Kuta. Kampanye ini mendorong industri hospitality untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas, agar mereka dapat berkarier dan berkontribusi di sektor pariwisata.

Terkait bentuk pelatihan, Pantri menegaskan bahwa seluruh proses disesuaikan dengan kondisi dan kompetensi masing-masing peserta. Misalnya, peserta pengguna kursi roda dapat diarahkan ke posisi administrasi atau pengawasan yang tidak membutuhkan mobilitas tinggi, sementara peserta dengan jenis disabilitas lain dapat berlatih di bidang housekeeping atau dapur sesuai kemampuan mereka.

img 20251203 wa0127
 

“Ke depan, kami juga akan memberikan exclusive short training untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka, sekaligus membangun keyakinan industri hotel terhadap kemampuan para penyandang disabilitas,” tambahnya.

Pantri juga mengungkapkan bahwa Mercure Kuta sudah mulai menjalankan pelatihan internal sebagai tahap awal implementasi Duo Days. “Kami sedang membangun keyakinan terhadap potensi mereka. Kolaborasi kegiatan sosial ini menjadi langkah pertama agar peserta lebih familiar dengan dunia perhotelan,” jelasnya.

Dinas Sosial turut mengapresiasi inisiatif tersebut. I Made Tara, S.Sos., menilai langkah Mercure Kuta Beach Bali sebagai contoh konkret kontribusi sektor swasta dalam meningkatkan keberdayaan penyandang disabilitas.

“Dunia usaha memiliki peran besar dalam mendukung penyandang disabilitas. Dari data kami, jumlahnya cukup variatif dan terus bertambah, sehingga program seperti ini sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Pada kegiatan Duo Days tahun ini, sekitar 20 peserta dari berbagai jenis disabilitas ikut serta. Sebagian sudah bekerja sebagai tenaga honorer atau memiliki usaha kecil, sementara lainnya belum memiliki akses langsung ke lapangan kerja. Melalui program ini, mereka diharapkan dapat melihat peluang baru sekaligus menemukan jalur menuju kemandirian ekonomi.

Mercure Kuta Beach Bali berharap program ini dapat menginspirasi lebih banyak pelaku industri pariwisata untuk membuka ruang inklusi yang lebih luas. Bagi Mercure, keberagaman bukan hanya nilai yang dihargai, tetapi sesuatu yang harus diberdayakan dan dirayakan. (red/tim)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses