MANGUPURANEWS – DENPASAR, Jajaran pimpinan pusat Partai Garuda bersama DPD Partai Garuda Provinsi Bali menghadiri acara silaturahmi dan ramah tamah bertajuk “NGOPI JAHE (Ngobrol Pintar Jadi Hebat)” di Warung Mina, Renon, Denpasar, Kamis, 22 Januari 2026. Dalam kegiatan tersebut, pimpinan partai juga memberikan keterangan serta diwawancarai oleh awak media terkait arah kebijakan partai dan dinamika politik nasional.
Dalam forum tersebut, Partai Garuda menegaskan komitmennya untuk memperkuat kelembagaan partai sekaligus mendorong mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD sebagai alternatif sistem demokrasi yang dinilai lebih kondusif bagi stabilitas sosial.
Kegiatan itu sekaligus menjadi ajang konsolidasi antara pimpinan pusat dan pengurus daerah Bali dalam rangka memperkuat struktur organisasi menuju Pemilu 2029.
Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi, menyampaikan bahwa wacana pilkada tidak langsung telah lama menjadi sikap resmi partai. Menurutnya, konstitusi tidak mengatur secara khusus bahwa pemilihan kepala daerah harus dilakukan secara langsung oleh masyarakat.
“Konstitusi hanya menekankan bahwa pemilihan dilakukan secara demokratis, tanpa menentukan harus langsung atau tidak langsung,” kata Teddy.
Ia menilai pelaksanaan pilkada langsung selama ini kerap memicu berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat, mulai dari konflik horizontal hingga melemahnya hubungan sosial antarwarga.
“Bukan hanya partisipasi yang kami nilai, tetapi juga dampaknya. Banyak masyarakat yang belum memiliki literasi politik memadai akhirnya terjebak dalam konflik, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Teddy bahkan menyebut sebagian besar gesekan sosial dalam beberapa tahun terakhir berkaitan erat dengan kontestasi politik lokal.
“Sekitar 90 sampai 95 persen konflik sosial berawal dari pilkada langsung,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Garuda, Ihsan Jauhari, menegaskan bahwa penguatan kelembagaan partai menjadi fondasi utama apabila mekanisme pilkada melalui DPRD kembali diterapkan.
Menurutnya, sistem tersebut tidak menutup akses masyarakat terhadap kepala daerah, melainkan justru memperkuat jalur aspirasi melalui partai politik.
“Partai harus benar-benar berfungsi sebagai jembatan antara rakyat dan pemerintah daerah,” kata Ihsan.
Ia menekankan pentingnya keterbukaan partai terhadap masyarakat serta penguatan kaderisasi dan pendidikan politik.
“Jika ingin melahirkan pemimpin daerah yang berkualitas, maka partainya juga harus sehat dan terbuka,” ujarnya.
Ketua DPD Partai Garuda Bali, I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya Sunarya, menyebut kehadiran pimpinan pusat di Bali sebagai bentuk perhatian serius terhadap daerah yang dinilai strategis dalam peta politik nasional.
“Bali menjadi perhatian khusus DPP, meskipun secara elektoral masih menjadi tantangan bagi kami,” kata Ronny.
Ia menegaskan bahwa fokus utama konsolidasi adalah membentuk kader yang berintegritas dan tidak terjebak dalam politik pragmatis.
“Kami menargetkan kader yang solid, militan, dan memiliki visi jangka panjang,” tegasnya.
Ronny juga menyoroti sejumlah persoalan strategis di Bali, seperti pengelolaan sampah, kemacetan, dan arah pembangunan pariwisata. Hasil pemantauan tersebut akan dirangkum dan disampaikan kepada Ketua Umum untuk diteruskan kepada Presiden sebagai bahan evaluasi.
“Bali membutuhkan perhatian serius dari pusat. Kondisinya saat ini memerlukan solusi yang terintegrasi,” ujarnya.
Menghadapi Pemilu 2029, Partai Garuda menempatkan generasi muda sebagai kekuatan strategis utama.
Teddy mengingatkan bahwa peran anak muda sangat menentukan arah perubahan bangsa.
“Jika generasi muda menjauh dari politik, maka mereka kehilangan ruang untuk menentukan masa depan sendiri,” katanya.
Senada, Ihsan menyebut partai terus membuka ruang seluas-luasnya bagi tokoh lokal, pemuda, dan masyarakat yang memiliki komitmen membangun daerah.
“Perbaikan bangsa harus dimulai dari pembenahan partai dan sistem rekrutmen,” ujarnya.
Partai Garuda juga menegaskan sikap kritis dan konstruktif terhadap kebijakan pemerintah.
“Kami mendukung kebijakan yang berpihak kepada rakyat, dan akan menyampaikan kritik jika ada yang menyimpang,” pungkas Ronny. (red/ich)

























































