Insiden Jimbaran Jadi Alarm, Made Sudira Serukan Pembinaan Humanis bagi Pendatang

img 20251206 wa0002
banner 468x60

MANGUPURANEWS – BADUNG, Serangkaian gangguan keamanan yang melibatkan oknum penduduk pendatang di wilayah Jimbaran menjadi peringatan serius bagi pemerintah dan masyarakat. Meski kondisi telah kembali stabil, situasi ini memunculkan tuntutan agar mekanisme pendataan dan pembinaan pendatang diperkuat guna mencegah potensi gesekan di masa mendatang.

Anggota DPRD Badung Dapil Kuta Selatan, Made Sudira, menyebut insiden tersebut harus dijadikan momentum untuk memperkuat sinergi lintas pihak. Ia mengingatkan bahwa gangguan keamanan sekecil apa pun dapat berdampak pada citra pariwisata serta keharmonisan sosial di Bali.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Ini pekerjaan rumah kita bersama. Penguatan pembinaan pendatang perlu terus didorong agar tidak terjadi gesekan yang menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Kita ingin situasi tetap kondusif, karena semua orang di sini sama-sama mencari penghidupan,” ujar Made Sudira saat ditemui media di Kabupaten Badung, Kamis (4/12/2025).

Ia mendorong aparat, tokoh masyarakat, dan desa adat untuk menerapkan pola pembinaan yang humanis, terstruktur, dan berkesinambungan. Pemahaman tentang adat serta budaya Bali dinilai penting agar pendatang dapat menyesuaikan diri dan saling menghormati dengan masyarakat lokal.

“Ini bukan soal siapa benar atau salah. Kita ingin suasana tetap rukun. Tidak boleh ada yang melindungi pelanggaran. Kita ini negara hukum, jadi semuanya harus diperlakukan adil dan bijaksana,” tambahnya.

Lebih jauh, Made Sudira menegaskan perlunya pendataan awal yang akurat bagi penduduk non permanen, termasuk identitas dan kejelasan aktivitas pekerjaan. Menurutnya, manajemen data yang baik akan meminimalkan kesalahpahaman dan memberikan rasa aman bagi warga.

“Jika semua bergerak bersama, masalah seperti ini tidak akan terulang. Kita harus menjaga Jimbaran dan Bali tetap damai,” tegasnya. (red/ich)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses