MANGUPURANEWS – DENPASAR, Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos., S.H., M.Han., mendampingi Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang Pangan Komisi IV DPR RI dalam kunjungan kerja di Bali, Jumat (21/11). Momentum ini menjadi ruang strategis bagi BULOG untuk menyampaikan pandangan mengenai arah penguatan kebijakan pangan nasional.
Rombongan Panja yang dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati (Titiek) Soeharto, mengunjungi Kantor Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali serta menggelar diskusi jaring pendapat. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan kementerian, lembaga pemerintah, BUMN pangan, pemerintah daerah, hingga kelompok petani dan pelaku usaha penggilingan.
Dalam diskusi itu, BULOG kembali menegaskan perannya sebagai instrumen negara dalam menjaga tata kelola pangan. Rizal mengungkapkan bahwa ketahanan pangan nasional membutuhkan lembaga yang kuat dan kebijakan adaptif terhadap perubahan iklim, situasi geopolitik, serta gejolak harga pangan global. BULOG, tegasnya, siap menjalankan mandat negara melalui pengelolaan cadangan pangan pemerintah, stabilisasi harga, dan distribusi pangan yang merata.
“Ketahanan pangan membutuhkan instrumen negara yang bekerja konsisten. BULOG menjalankan mandat tersebut melalui pengelolaan stok, distribusi, dan stabilisasi harga agar pasokan tetap terjaga di seluruh daerah,” ujar Rizal.
Pada sesi tanya jawab, Dirut BULOG juga menekankan pentingnya diversifikasi pangan. Menurutnya, kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia tidak hanya bertumpu pada beras, sehingga kebijakan pangan perlu mencerminkan pola konsumsi yang beragam. BULOG saat ini tengah mengembangkan gudang pangan berbasis klaster komoditas seperti jagung, ubi, singkong, dan pangan lokal lainnya. BULOG juga menjajaki kerja sama dengan perusahaan Jepang untuk pengembangan tepung beras sebagai alternatif tepung terigu, termasuk rencana pembangunan pabrik di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi.
Di sela rangkaian kegiatan, Komisi IV DPR RI bersama BULOG turut menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) secara simbolis kepada masyarakat Desa Pedungan, Denpasar Selatan. Bantuan alokasi Oktober–November tersebut terdiri dari beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter bagi setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Selain itu, BULOG juga membagikan paket sembako kepada 30 petani setempat, masing-masing berisi 5 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, dan 2 liter minyak goreng. Program ini merupakan wujud kehadiran BULOG dalam memperkuat akses pangan di tingkat akar rumput sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Kunjungan Panja Komisi IV DPR RI ditutup dengan penyusunan catatan awal untuk dibawa ke pembahasan lanjutan RUU Pangan di Jakarta. BULOG menegaskan kesiapan penuh untuk terus berkontribusi dalam penyempurnaan regulasi guna menjawab tantangan produksi, distribusi, dan konsumsi pangan secara berkelanjutan. (red/tim)
























































